Jasa Bor Pondasi Majalaya & Cimareme Bandung – CV BLORA MUSTIKA AIR adalah jasa pengeboran pondasi tanah Majalaya & Cimaremen Bandung yang terkenal profesional melayani ratusan proyek pengeboran pondasi di Bandung, khususnya Majalaya & Cimerame. Kami melayani dua jenis pondasi yaitu bore pile dan strauss pile. berikut adalah perbedaan bore pile dan strauss pile, hingga Anda memiliki informasi yang cukup sebelum menentukan akan menggunakan bore pile atau strauss pile untuk pondasi bangunan Anda.

Perbedaan Metode Pondasi Bor Pile Dan Strauss Pile  

Dasar dan fungsi pemasangan pondasi bor pile dan juga pondasi strauss pile sama yaitu meneruskan beban diatas kelapisan tanah dasar yang lebih keras. Cara pembuatannya pun hampir sama yakni tanah akan di lobangi dengan cara di bor kemudian dimasukkan besi tulangan yang sudah dirakit lalu dilakukan pengecoran. Yang membuat perbedaan kedua pondasi tersebut adalah metode kerja dan juga kapasitas kerja. 

Metode dan alat pondasi bor pile dan strauss pile 

Metode pondasi bor pile dikerjakan dengan alat bor pile mesin (minicrane) dengan alat ini pekerja dapat mengerjakan pondasi bore pile dengan dha cara yakni dengan metode bor pile kering ataupun metode bor pile basah, bor pile kering memiliki kedalaman yang terbatas di kedalaman 12m sedangkan bor pile basah mampu mencapai kedalaman hingga 25m. 

Alat yang digunakan untuk membuat Pondasi bore pile yaitu dengan alat minicrane 

Sedangkan Pondasi Strauss pile dikerjakan dengan tenaga manual atau tenaga penggerak mata bor adalah tenaga manusia sehingga sering disebut juga dengan nama bor pile manual. Kedalaman pondasi strauss pile rata-rata 6m. Jenis tanah yang bisa dikerjakan adalah tanah yang sudah lunak bukan berupa tanah yang merupakan puing, batu, sampah dan tanah padas. 

Alat yang digunakan dalam metode Strauss pile yakni dengan tenaga manual.

Kapasitas kerja alat bor pile serta strauss pile

Diameter pondasi bor pile dapat dikerjakan dengan alat bor minicrane yaitu dengan diameter 30 cm, 40 cm 50 cm dan 60 cm. Apabila rencana ukuran diameter pondasi lebih dari ukuran diatas, sebaiknya menggunakan alat bor besar seperti soilmec, karena tidak akan efisien lagi jika Anda paksakan menggunakan alat minicrane. 

Sedangkan Diameter strauss pile yang dapat dikerjakan pilihannya sangat terbatas  yaitu berkisar antara 20 cm hingga 30 cm, hal ini disebabkan oleh  tenaga penggerak mata bor nya dengan tenaga manual.

Kekurangan serta kelebihan jasa pondasi bor pile dan jasa strauss pile

Jasa bor pile pondasi mampu mengerjakan pondasi dikedalaman sampai tanah yang keras menurut hasil sondir tanah, sedangkan pondasi strauss pile hanya mampu mengerjakan dikondisi lapisan tanah yang lunak saja. 

Bor pile dengan metode bor basah akan membuat lokasi menjadi kotor dan banyak lumpur, hal tersebut tidak terjadi di metode strauss pile karena pengerjaannya tidak menggunakan air dalam skala atau jumlah yang besar. 

Dalam pengerjaannya, Bor pile menggunakan mesin diesel sehingga akan menimbulkan suara bising saat melakukan pekerjaan berlangsung namun tidak menimbulkan getaran seperti halnya pondasi tiang pancang, sedangkan strauss pile dikerjakan dengan tenaga manusia tanpa bantuan mesin sehingga tidak menimbulkan suara bising. 

Dilihat dari segi harga pondasi strauss pile lebih murah, yakni bisa berkisar 30% daripada pondasi bor pile, dan masih ada biaya lain yang harus dikeluarkan untuk pondasi bor pile mesin. 

Pengadaan banyaknya set alat strauss pile mudah disesuaikan dengan banyaknya volume. Untuk alat bor pile mesin banyaknya jumlah alat tidak hanya dilihat dari jumlah volume tapi faktor lapangan seperti luas lokasi, ketersediaan air untuk pengeboran menjadi pertimbangan yang utama. 

Demikian sekilas informasi mengenai perbedaan metode pondasi bore pile dan strauss pile. Kedua bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa menghubungi kami jasa profesional Bor Pondasi Majalaya & Cimareme Bandung. Kami siap berdiskusi dan menyelesaikan proyek Anda dengan waktu, tenaga, dan biaya yang paling efisien